SADIS, PERAMPOKAN DI PULOMAS TEREKAM CCTV, INILAH VIDEONYA

Aksi perampokan yang terjadi di  rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur ini terekam CCTV. Dalam CCTV tersebut diketahui pelakunya adalah Ramlan Butarbutar dan komplotannya.

Rekaman CCTV ini tersebar luas di sosial media, terutama Youtube dan Facebook. Dalam video tersebut, tampak Ramlan sedang menggenakan kemeja putih. Ramlan juga yang pertama kali masuk dalam rumah tersebut.

Rumah mewah yang disatroninya terletak di Jl Pulomas Utara No 7A, Pulogadung, Jakarta Timur. Dalam video tersebut, Ramlan, residivis yang memiliki nama alias 'Pincang' ini nampak dengan mudah sekali  masuk ke dalam rumah bersama komplotannya. Mudahnya Ramlan masuk dalam rumah tersebut juga disebabkan karena pagar rumah tidak digembok.

Aksi dalam video CCTV tersebut juga sangat menakutkan. Pasalnya Ramlan masuk bersama dua temannya sedang membawa pistol. Sedangkan teman yang satunya membawa golok.

Ramlan sebagai ketua dalam aksi tersebut tampak membeikan komando kepada komplotannya. Komando ini berisi agar komplotannya mengumpulkan isi dari penghuni rumah.

Para penghuni rumah tampak ketakutan. Mereka dikumpulkan di dekat sofa di ruang tamu. Dan yang lebih sadis lagi, mereka digiring ke kamar mandi.

Karena aksinya ini, Ramlan berseta komplotannya diserkap oleh Polisi. Ramlan dan Erwin Situmorang disergap di Tambun, Bekasi, sore tadi sekitar pukul 15.30 WIB. Karena melakukan perlawanan, Ramlan tewas terkena tembakan.

Meski satu pelaku sudah tewas, namun masih ada 2 pelaku lagi yang masih berkeliaran. Mereka bernama  Yus Pane dan seorang bermarga Sinaga. Kedua orang ini masih menjadi buronan Polisi.

Peristiwa perampokan ini terjadi di rumah Ir Dodi Triono (59) yang beralamat  di Jl Pulomas Utara No 7A, Pulogadung, Jakarta Timur. Dodi disekap bersama 10 orang termasuk 3 anaknya serta pembantu dan 2 orang sopirnya. Penyekapan ini dilakukan  sejak Senin (26/12) sore.

 Mereka disekap di sebuah toilet berukuran sekitar 2x1 meter. Dikarenakan toilet itu sempit dan udara yang minim, 6 orang akhirnya tewas. Mereka ialah Ir Dodi Triono, dua anaknya Diona Arika Andra Putri (16) serta Dianita Gemma Dzalfayla (9). Lalu Amalia Calista alias Amel (teman anak korban) dan Sugiyanto alias Yanto (sopir) serta Tarso (sopir).

PERAMPOKAN SADIS DI PULOMAS TEREKAM CCTV, INILAH VIDEONYA


Sementara itu, 5 orang korban luka ialah pembantu rumah tangga (PRT) Emi (41) dan anaknya Zanette Kalila Azaria (13). Lalu PRT Santi (22), serta dua orang baby sitter yang bernama Fitriani (23) dan Windy (23).





badge