FENOMENA 'BUS TELOLET' MERAJALELA, APA ITU TELOLET ?

Fenomena bus telolet kini sudah merajalela di Indonesia. Bunyi klakson yang ada di dalam bus ini tergolong unik. Kini mencegat bus yang sedang melaju sudah menajdi hobi tersendiri di kalangan anak muda maupun tua.

Aksi berburu bus telolet ini pun bikin ngakak. Banyak netisen yang memposting hasil rekaman bus telolet ke akum media sosial miliknya. Hingga kini aksi tersebut menjadi viral di media sosial tanah air.

Menurut Ketua Umum Bis Mania Community (BMC) Arief Setiawan mengatakan kalau berburu bus telolet adalah suatu yang terbilang kurang hiburan. Di jaman yang serba modern ini sudah banyak maianan gadget dan bisa dilakukan di cafe-cafe. Menurutnya hobi berburu bus telolet ini lama-kelamaan juga akan jenuh sendiri.

"Iya kalau saya rasa ini satu bentuk kurang hiburan. Ini zaman modern, bermain sudah jarang, akhirnya mainan sama gadget, akhirnya mereka ada tempat nongkrong sama main kan senang gitu anak-anak pada hal yang baru. Saya rasa misalnya dilanjutin sampai 2-3 bulan sudah bosan sih. Kalau karakter di daerah Jepara, sebulan-dua bulan sudah bubar itu," ujar Ketua Umum Bis Mania Community (BMC) Arief Setiawan.

Arief juga menambahkan dengan adanya hal tersebut juga berdampak positif. Pasalnya moda transportasi bus akan jadi terkenal oleh masyarakat luas. Menurutnya, bus jaman sekarang sudah berbed adengan bus jaman dulu. Bus jaman sekarang sudah dilengakpi dengan fasilitas yang bagus.  Bus juga bisa dijadikan alternatif berpergian jauh selain pesawat dan kereta.

"Positifnya, bus jadi lebih dikenal masyarakat. Bus sekarang sudah beda sama zaman dulu, fasilitas semuanya kan bagus-bagus, salah satu alternatif kalau ke luar kota selain kereta dan pesawat," imbuh Arief.

Meski ada dampak positif, dampak negatif pun ada. Dengan adanya fenomena ini, jalanan menjadi macet. Selain itu juga meresahkan para pengguna jalan. Kemacetan pun juga tak luput terjadi di jalanan.

Bus Telolet


"Negatifnya antisipasi keamanan, safety, meresahkan pengguna jalan lain, buat macet. Paling parah Senin-Selasa lalu memacetkan 1 jam sampai 2 jam lebih di Ngabul. Itu bus Santika biasanya sampai Mayong magrib, itu masih sampai Ngabul," tutupnya.





badge