Bantu Pacar Masuk Perguruan Tinggi, Pria Ini Menyamar Jadi Wanita

Ayan Zhademov relah menggantikan pacarnya untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi. Kekasihnya mengatakan padanya jika kekasihnya itu sangat gugup ketika menghadapi ujian yang akan datang.

Gagal pada tes yang pertama membuat kekasihnya merasa minder dan ketakutan. Karena hal tersebut, maka Ayan Zhamedov ini berkeinginan membantu dengan cara menggantikan kekasihnya tersebut.

Memakai rambut palsu dengan warna hitam, memakai make up, dan blus putih serta rok abu-abu, Zhademov berangkat ke ruang ujian di Kota Zhetisai, Kazakhstan. Kalau terlihat sekilas, Zhamedov ini memang mirip dengan wanita.

Namun, sayang aksinyanya tersebut ketahuan oleh pengawas ujian. Mereka merasa ada yang aneh karena perbedaan yang terlihat antara wajah asli Zhademov dengan wajah sang kekasih yang ada di kartu identitas kekasihnya berbeda.

"Kami mengira dia adalah wanita yang menggantikan peserta lainnya. Dan tak terpikirkan jika dia adalah seorang lelaki," ujar juru bicara panitia tes tersebut, seperti yang terdapat dari koran Daily Mail.

Si juru bicara mengatakan, jika Zhademov tak mengeluarkan suara mungkin identitasnya sebagai seorang laki-laki tidak akan di ketahui.
Perguruan Tinggi
"Kami tidak berfikir jika dia adalah seorang laki-laki sampai dia bersuara. Dia berusaha dengan begitu baik, akan tetapi sekali dia mengeluarkan suara, dia adalah lelaki tulen," ujar si juru bicara.

Karena aksinya tersebut, Zhademov dikenai sanksi sebanyak Rp 29 juta. Dan sekaligus, sang kekasihnya juga tidak diluluskan lagi dalam ujian lantaran kecurangan ini.