CARA SHOLAT IDUL FITRI, NIAT DAN DOA, BESERTA ARTINYA BAHASA INDONESIA

Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri, Waktu shalat 'Idul Fitri dilaksanankan dari terbitnya matahari ketika setinggi dua tombak (atau sekitar pukul 07.00). Kedua shalat hari raya tersebut, hukumnya sunah mu'akkad bagi seorang laki-laki dan perempuan, musafir dan mukim. Boleh dilaksanakan sendirian dan sebaiknya dilakukan berjamaah.
SHOLAT IDUL FITRI
Tata Cara Melaksanakannya :
1. Pada pagi hari ketika matahari setinggi dua tombak pada tanggal 1 Syawal, sesudah kita menunaikan shalat subuh dan sesudah kita mandi sunah Hari Raya, kemudian bergegas berangkat menuju masjid dengan memperbanyak mengucapkan takbir.

2. Setelah tiba di dalam masjid, maka sebelum hendak duduk, kerjakanlah  shalat tahiyatul-masjid dua rakaat terlebih dahulu. Kalau ditanah lapangan tidak ada tahiyatul-masjid, duduklah dan  ikutlah mengucap bacaan takbir, hingga mulai shalat Id itu.

3. Niatnya ialah sebaga berikut :
"Ushallii sunnatal-li'iidil-fitri rak'ataini lillahi ta'aalaa.

Artinya:
''Aku niat shalat sunah 'Idul Fitri dua raka'at karena Allah Ta'ala.''

4. Pada rakaat pertama : Setelah niat di sambung dengan membaca takbiratul ihram kemudian membaca doa iftitah, selanjutnya takbir 7 kali dan setiap selesai mengucap takbir disunahkan untuk mengucapkan :
Subhaanallahi wal-hamdu lillaah wa laa ilaaha illallah wallaahu akbar.
Artinya :
Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar

Setelah takbir 7 kali dan membaca tasbih seperti yang diatas. Setelah itu membaca surat Al-Fatihah dan disambung dengan membaca surat pendek, dan lebih di utamakan membaca surat Qaf atau surat Al-A'la.

5. Pada raka'at kedua, sesudah berdiri untuk raka'at kedua membaca takbir sebanyak 5 kali, dan di setiap takbir disunahkan untuk membaca tasbih seperti pada raka'at pertama.

Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan disambung dengan membaca surat yang kita kehendaki, tetapi lebih utama membaca surat Al-Ghayiah. Di baca dengan suara yang nyaring. Imam menyaringkan yakni mengeraskan suaranya pada waktu membaca surat Al-FATIHAH dan disambung surat pendek, sedangkan makmum mengikuti dengan suara lirih.

6. Shalat ini dikerjakan dua raka'at dan dilakukan seperti shalat-shalat lainnya.

7. Khutbah dilakukan sesudah shalat 'Id dua kali, yaitu pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali dan pada khutbah yang kedua membaca takbir sebanyak 7 kali dan pembacaannya harus berturut-turut.

8. Hendaknya dalam berkhutbah 'Idul Fitri menerangkan tentang zakat fitrah dan arti hari Idul Fitri.

Hal-hal Yang Dilakukan Sebelum melaksanakan Shalat 'I'd

1. Pada hari raya disunnahkan mandi, dan berhias dengan mengenakan pakaian yang sopan dan mentupi seluruh aurat, kemudian dianjurkan memakai parfum atau wangi-wangian yang dimilikinya.

2. Disunahkan makan sebelum pergi shalat pada hari 'Idul Fitri.

3. Pergi untuk melaksanakan shalat dan dianjurkan  mengambil jalan yang berlainan ketika telah pulang sholat I'd.

4. Takbiran

Pada hari raya Fitrah disunahkan untuk mengucap takbir di luar shalat dan pada waktunya sebagai berikut :

1. Pada hari raya Fitrah takbir mulai di bacakan dari terbenamnya matahari sampai imam berdiri untuk melaksanakan shalat hari raya Idul Fitri.

2. Lafazh Takbiran :
Allaahu akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar. Laa ilaaha illallahu wallaahu akbar. Allaahu Akbar wa lillaahil-hamdu (3x). Allaahu Akbar kabiiraw wal-hamdu lillaahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa. Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lanud-diina wa lau karihal-kaafiruun. Laa ilaaha illallaahu wahdahu shadaqa wa'dahu wa nashara 'abdahu wa a'azza jundahu wa hazamal-ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu Akbar wa lillaahil-hamdu.

Artinya :
''Allahu Maha Besar (3x). Tidak ada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar dan Maha Agung dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlash kami beragama Kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, benar janji-Nya, dan Dia menolong akan hamba-Nya, dan Dia mengusir musuh nabi-Nya dengan sendiri-Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar Allah Maha Besar dan bagi-Nya segala puji.''

Perlu diketahui bahwa pada hari 'Idul Fitri, mulai dari anak-anak, tua dan muda di harapkan meramaikannya, bahkan bagi wanita-wanita yang sedang haid pun dianjurkan keluar lapangan, sekalipun mereka tidak mengikuti shalat.

Nabi Muhammad s.a.w bersabda :
Dari Ummi 'Athiyah katanya : ''Kami diperintahkan pergi shalat hari raya, bahkan anak-anak gadis keluar dari pingitannya. Juga perempuan-perempuan yang sedang haid (datang bulan) tetapi mereka hanya berdiri saja di belakang orang banyak, dan turut takbir dan berdoa bersama-sama dan mereka mengharapkan beroleh keberkahan dan kesucian hari itu.''